Sumbar

Melestarikan budaya MinangKabau di Festival Budaya Luhak Nan Tigo

Bagi sebagian orang ada yang sulit ada yang mudah untuk menemukan Nasi Padang yang enak di Jakarta dan kota lain. Tapi, apakah Anda sudah pernah mendengar Nasi Kapau yang menjadi makanan khas Minangkabau lainnya? Nah, Nasi Padang dan Nasi Kapau secara kasat mata hampir sama, karena menu lauk-pauknya yang serupa. Jarang diketahui, bahwa Nasi Kapau ternyata tak sama dengan Nasi Padang. Perbedaannya terletak dari beberapa menu lauk pauk dan proses penyajiannya.

Bagi Anda yang penasaran dengan Nasi Kapau, Anda bisa menemukannya dengan mudah di Festival Budaya Luhak Nan Tigo 2019 yang akan digelar di Lapangan Bola Masjid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Festival ini sudah digelar untuk yang ke-6 kalinya. Festival ini dijadwalkan pada tanggal 24 hingga 25 Agustus 2019.

Festival budaya ini dirancang oleh beberapa anak-anak muda Minang di perantauan, khususnya yang menetap di Ibukota Jakarta. Tujuan festival ini adalah untuk mengenalkan tentang budaya dan kuliner khas Minangkabau, khususnya bagi kaum milenial. Dengan begitu, budaya dan kuliner bisa tetap terus terjaga dan dilestarikan.

Festival Budaya Luhak Nan Tigo akan menampilkan beragam kuliner khas Minang, kesenian Minang, adat istiadat Minangkabau dan yang pastinya bisa membuat para perantau, mahasiswa dan masyarakat ibukota Jakarta dapat merasakan suasana seperti sedang di kampung halaman dan juga memperkenalkan kekayaan budaya Minangkabau.

Demi terwujudnya target ribuan orang pengunjung, pada festival ini akan disajikan kuliner khas Minangkabau yang jarang di temukan di Ibukota Jakarta dan perantauan. “Akan ada lamang tapai, soto padang, nasi kapau, martabak kubang, cindua ampiang, sala lauk, pensi, lapek bugis, dan masih banyak lagi,” jelas Boby.

Lihat juga :   Indahnya Danau Ateh, Jadikan Sumatera Barat Seperti di Eropa

Dalam festival tersebut, tak hanya urang minang saja yang sangat antusias untuk datang, namun dari berbagai pecinta kuliner dan beberapa suku serta pecinta budaya Minangkabau memenuhi lapangan tempat festival dilaksanakan.

Festival Budaya Luhak Nan Tigo akan dimeriahkan oleh artis, seniman, koreografer dari Ranah Minang Deni Malik yang dalam sambutannya sangat bangga sebagai ‘urang awak’ di mana budaya Minangkabau sangat disukai secara nasional.

Beberapa jenis makanan dan minuman yang akan disuguhkan kepada para pengunjung dalam festival tersebut adalah lontong padang, nasi kapau, lamang tapai, sate danguang-danguang, bubur kampiun, teh talua dan lainnya.

Selain itu, ada juga kuliner berbentuk cemilan khas Minang, diantaranya adalah pensi, kue bika, sala lauak, cendol durian, dan lain-lain.

Festival ini terbuka untuk umum, siapapun boleh datang. Biaya masukpun gratis!

Untuk informasi wisata silakan kontak Dinas pariwisata Sumatera Barat dan kunjungi situs sumbar.travel.

User Rating: 5 ( 1 votes)
Tags

Amin

Saya bersama Tim sedang mengerjakan jejaring sosial pariwisata Sumatera Barat, mohon bantuan dan doanya. Founder of @minangtourism

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close