NasionalSumbar

Kemenpar Gelar Bimtek Incentive Travel di Sumbar

Dalam rangka peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara dengan tujuan bisnis ke Indonesia terkhusus di Propinsi Sumatera Barat, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) peningkatan kapasitas pengembangan MICE And Sports Tourism.

Sebagai bagian dari MICE, Incentive Travel dinilai cocok untuk Sumatera Barat. MICE, akronim bahasa Inggris dari “Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition. Dalam Bahasa Indonesia, berarti Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran. Setiapnya memiliki standar sendiri, kecuali Incentive Travel, karena memadukan wisata kreatif.

Hal itu mengemuka dari narasumber dan peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas MICE dan Sport Tourism yang digelar Kementerian Pariwisata Republik Indonesia di Hotel Mercure Padang, Kamis 28-3-2019.

Hadir sebagai narasumber Ricky Avenroza, Anggota tim percepatan MICE dengan materi Incentive travel dalam pariwisata berkelanjutan dan Leason learning pelaku pariwisata lokal. Narasumber kedua yaitu, Cristina L. Rudatin, Koordinator pengembangan bisnis event dan insentif, tim percepatan MICE dengan materi pengenalan incentive travel, potensi dan daya saing destinasi incentive travel.

Narasumber dari Sumbar yaitu, Dodi Hendra, Kabid Destinasi yang mewakili kepala dinas pariwisata Sumbar dengan materi “Kebijakan Sumatera Barat dalam Kepariwisataan dan Gambaran Potensi Incentive Travel dalam Destinasi Sumatera Barat”. Terakhir, hadir membawa materi potensi dan tantangan Sumatera Barat sebagai destinasi incentive travel, serta materi strategi pengelolaan program incentive travel dalam pariwisata berkelanjutan yaitu Ridwan tulus, direktur Sumatera and Beyond sekaligus sebagai content creator tourism.

Dalam paparannya, Incentive travel dinilai bisa diakomodir oleh Sumatera Barat. Sedangkan Meeting and Convention pertemuan bisa dilakukan di Kota Padang dan Bukittinggi. Namun Exhibition atau pameran dengan standar nasional dinilai masih belum cocok di Sumbar.

“Indonesia diminta menyusun standar dari MICE yang akan dipakai oleh beberapa negara. Namun pada insetif travel, tidak bisa kita standarkan karena ada kreatifitas yang tidak bisa dinilai, “sebut Cristina L Rudatin, yang juga peneliti senior MICE dan Event, dari Politeknik Negeri Jakarta.

Insentif travel atau biasa disebut perjalanan insetif. Biasanya dilakukan perusahaan untuk bonus bagi karyawannya. Tidak hanya berwisata, biasanya perusahaan juga melakukan kegiatan motivasi, pertemuan untuk kegiatan perusahaan di tempat wisata.

Sumber foto: dekadepos.com

MICE menjadi perhatian setelah Kemenpar mulai memperhatikan kualitas wisatawan yang datang. “Target 20 juta Wisman, bisa terealisasi karena pada tahun 2018 lalu target Wisman 17 juta orang terealisasi sekitar 16, 4 juta jiwa. Sekaligus menciptakan pariwisata yang berkualitas dan tidak hanya mengejar kuantitas”, “kata Alexander Reyaan, Asdep Pengembangan Wisata Alam dan Buatan Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan, Kemenpar.

Dalam kegiatan diikuti oleh peserta dari unsur asosiasi, industri, media, akademisi dan kepala dinas se-Sumatera Barat itu ia juga menyampaikan dalam RPJM 2020-2024 MICE juga mendapatkan proporsi meningkat dari sebelumnya 5% menjadi 20%.

Sumatera Barat, sebut Dodi Hendra Kabid Destinasi yang mewakili Kadispar Sumbar menyatakan kesanggupannya untuk pengembangan wisata MICE. Hal ini didukung dengan kekayaan budaya dan fasilitas ruang pertemuan serta hotel yang telah ada.

Pantauan media, tujuan dari Bimtek untuk meningkatkan pemahaman Stakeholder terhadap produk Incentive Travel yang mampu mendatangkan Wisatawan Nusantara (Wisnus) dan Wisatawan Mancanegara (Wisman) berkualitas serta mampu memperoleh gambaran potensi produk Incentive Travel di Destinasi Sumatera Barat, tercapai. Hal ini dibuktikan antusiasme dari peserta yang hadir.

Beberapa di antaranya, sudah mendiskusikan tentang langkah mewujudkan hal tersebut. Termasuk mengikuti standar dan sertifikasi untuk MICE. (*)

Untuk informasi wisata silakan kontak Dinas pariwisata Sumatera Barat dan kunjungi situs sumbar.travel.

Source
Teks-Foto: Narasumber Bimtek Incentive Travel, Cristina L. Rudatin dan Dodi Hendra
Tags

Amin

Saya bersama Tim sedang mengerjakan jejaring sosial pariwisata Sumatera Barat, mohon bantuan dan doanya. Founder of @minangtourism

Related Articles

Back to top button
Close
Close