Agam

Wisata Religi: Keunikan Masjid Bingkudu sebagai Cagar Budaya di Lereng Gunung Marapi

Masjid Bingkudu disebut juga dengan Masjid Jamik Bingkudu, masjid ini adalah salah satu masjid tertua di Indonesia. Masjid dengan arsitektur khas Minangkabau ini terletak di Jorong Bingkudu, Nagari Canduang Koto Laweh, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Photo: Salman Alfarisi (Google Maps)

Saat didirikan, bangunan masjid ini terbuat dari bahan kayu, mulai dari lantai, tiang, hingga dinding masjid. Atap masjid inipun unik, dari awal berundak tiga, terbuat dari susunan ijuk.

Bangunan ini saat didirikan menggunakan sistem pasak. Artinya, tidak satu pun dari komponen penyusun masjid ini yang dilekatkan satu sama lain dengan menggunakan paku.

Photo: Rudy Hermansjah Tahir (Google Maps)

Selain itu, pada bagian depan ruang utama terdapat mimbar tua yang tahun pembuatannya dapat dirujuk dari tulisan angka 1316 Hijriah (sekitar tahun 1906) pada bagian mahkota mimbar.

Mimbar masjid ini berbentuk huruf “L” yang terbuat dari kayu dan dilengkapi dengan tangga naik dan tangga turun yang sengaja dibuat terpisah. Tangga naik dibuat menghadap ke depan, sedangkan tangga turun mengarah ke samping.

Lampu-lampu minyak yang terpajang pada setiap sudut masjid rata-rata juga sudah menjadi barang antik, karena telah berumur ratusan tahun.

Selain itu, pada perkarangan masjid juga terdapat sebuah menara dengan ketinggian 30 meter, dengan tangga naik berbentuk spiral.

Menara Masjid Bingkudu

Masjid Bingkudu dilengkapi dengan sebuah menara yang dibangun sekitar tahun 1957. Menara dengan tinggi 11 meter ini terletak di depan masjid yang dirancang seperti kubah dengan bentuk lingkaran persegi delapan. Di dalam menara terdapat 21 anak tangga yang memutar ke arah kiri. Menara tersebut merupakan pengganti menara lama yang letaknya terpisah dari bangunan utama di utara. Sebelum disambar petir, menara lama memiliki 100 anak tangga, kemudian dipotong dan dialihfungsikan sebagai rumah garin dan tempat musyawarah tokoh masyarakat sekitarnya

Lihat juga :   Ayam Batokok Lado Hijau Khas Minang yang Super Lezat

Sarana Dan Fasilitas

Tempat wudu masjid ini berbentuk persegi panjang yang dibuat terpisah dari bangunan utama di selatan. Di sekitarnya, terdapat 3 kolam ikan. Tidak jauh dari kolam-kolam tersebut, terdapat makam Syeikh Ahmad Taher, ulama setempat yang dikenal sebagai pendiri sekolah pendidikan Islam Madrasah Ulumi Syriah yang meninggal pada tanggal 13 Juli 1962.

Selain tempat wudu dan kolam ikan, masjid ini dilengkapi pula dengan fasilitas pendukung lain seperti tempat parkir. Selain itu, beberapa sarung dan mukena juga telah disediakan di dalam masjid bagi jamaah perempuan yang ingin menunaikan ibadah salat namun tidak membawa perlengkapannya

Menuju Lokasi

Alamat: Jorong Bingkudu, Nagari Canduang Koto Laweh, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) berjarak 80,8 kilometer atau 2 jam 21 menit menggunakan kendaraan roda empat. Anda bisa menggunakan bantuan google maps untuk menuju ke sini.

User Rating: 5 ( 2 votes)
Source
wikipedia.org
Tags

Amin

Saya bersama Tim sedang mengerjakan jejaring sosial pariwisata Sumatera Barat, mohon bantuan dan doanya. Founder of @minangtourism

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close