Event

MINANGKABAU FASHION FESTIVAL 2019

“Re-IncarNation” (Mambangkik Batang Tarandam)

Minangkabau Fashion Festival (MFF) merupakan event akbar yang digelar sebagai ajang apresiasi kepada desainer-desainer muda Sumatera Barat agar dapat mengenalkan hasil karyanya ke pasar Nasional dan Internasional.

Pemerintah selalu mendorong kreatifitas desainer untuk mengembangkan karyanya dengan memberikan ruang dalam menampilkan kreatifitas tersebut pada kegiatan-kegiatan tahunan pemerintah demi melestarikan kekayaan ethnic fashion Provinsi Sumatera Barat.

Disamping mendorong desainer berbakat Sumatera Barat untuk berkreatifitas dan melestarikan keberadaan para pengrajin kain itu sendiri agar terciptanya keseimbangan  antara desainer dan pengrajin. Kita berharap para pengrajin meningkatkan ke profesionalitasan dalam meningkatkan mutu karya dari hasil kerajinannya.

Minangkabau Fashion Festival menjadi harapan untuk kemajuan dan meningkatkan gairah ekonomi kreatif Sumatera Barat kedepannya sehingga bersinergi dengan peningkatan pendapatan masyarakat melalui usaha rumahan, usaha kecil menengah dan usaha masyarakat dalam skala besar.

Ketentuan Umum

  • WNI
  • Hasil karya orisinil  bukan plagiat
  • Peserta lomba adalah umum, siswa Sekolah Desain, Sekolah Fashion Desain, Pengrajin, UKM, dan Rias Pengantin
  • Desain yang masuk nominasi 10 besar menjadi hak milik panitia dan akan dipergunakan untuk berbagai kepentingan
  • Konsep Desain dibikin di atas kertas HVS (A4) menggunakan huruf Times New Roman 12pt spasi 1.5
  • Karya dikirimkan kepada PANITIA MINANGKABAU FASHION FESTIVAL, Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, Jl. Khatib Sulaiman No. 7 Padang (hard copy dan soft copy dalam CD) dimasukkan didalam amplop tertutup dan dikirimkan atau diserahkan secara langsung ke Sekretariat panitia
  • KEPUTUSAN DEWAN JURI TIDAK DAPAT DIGANGGU GUGAT

Ketentuan Khusus

  • Hasil karya harus Kreatif dan Inovatif yang mencerminkan potensi lokal dan mengakomodir tema dan bercirikan daerah / budaya Minangkabau;

Catt.
*Kreatif : Mampu mengembangkan karya baru yang berbeda.
*Inovatif : Mampu menciptakan karya baru yang terinspirasi dari potensi lokal. (Motif, Hiasan, Bahan dan Lainnya)

  • Hasil karya harus mampu mempromosikan Budaya Minangkabau;
  • Hasil karya mudah diproduksi dan  memiliki nilai jual (marketable);
  • Peserta harus hadir untuk mempresentasikan hasil karya dan tidak dapat diwakilkan;
  • Hak cipta melekat kepada pembuat, namun Dinas Pariwisata Prov Sumbar diberikan hak untuk mempublikasikan semua karya yang masuk;
  • Hasil karya menjadi Dokumentasi Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar

Amin

Saya bersama Tim sedang mengerjakan jejaring sosial pariwisata Sumatera Barat, mohon bantuan dan doanya. Founder of @minangtourism
Back to top button
Close
Close