Wisata Halal

3A: Elemen Penting Pengembangan Pariwisata

oleh: Hermawan Kartajaya Founder Mark Plus Inc & Penasihat Destinasi Indonesia

Banyak di antara kita yang masih bertanya-tanya, mengapa beberapa daerah sangat sukses mengembangkan sektor pariwisata sedangkan daerah lain masih sangat tertinggal? Apakah kurang promosi? Ataukah program pengembangan daerah yang kurang efektif?

Pada dasarnya ada beberapa elemen pariwisata yang harus dipenuhi agar pengembangan sektor pariwisata di suatu daerah dapat berjalan dengan baik. Agar mudah dipahami saya singkat menjadi 3A, yaitu Attraction, Amenities, dan Access.

Hermawan Kartajaya Founder Mark Plus Inc & Penasihat Destinasi Indonesia

 

A. Attraction

Elemen utama pertama adalah Attraction. Pada dasarnya Attraction adalah segala sesuatu yang dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke suatu daerah. Attraction belum tentu berarti keindahan alam dan warisan budaya saja. Bisa juga berawal dari kreativitas manusia, baik dalam bentuk tempat hiburan, festival, dan lain-lain.

Sebut saja sebagai contoh, Singapura yang sangat berhasil menarik wisatawan, padahal kekayaan alam yang dimiliki cukup minim. Belum lagi Korea Selatan yang berhasil menarik wisatawan melalui K-Pop nya. Dari dalam negeri, ada Jember yang sukses menyelenggarakan festival tahunan yang sudah menjadi agenda dunia.

B. Amenities

Elemen kedua adalah Amenities. Bahasa sederhana dapat diartikan sebagai berbagai fasilitas pendukung pariwisata, mulai dari fasilitas umum seperti toilet, tempat makan, tanda jalan, dan sebagainya. Tidak sebatas itu, penginapan pun menjadi salah satu faktor krusial bagi banyak segmen wisatawan dalam proses pengambilan keputusan. Pada intinya Amenities sangat memerhatikan kenyamanan wisatawan. Amenities menjadi faktor penting apakah wisatawan bersedia mengadakan kunjungan dan kemudian merekomendasikan kepada komunitas di sekitarnya.

C. Access

Elemen terakhir adalah Access. Percuma memiliki destinasi wisata menarik dan amenities nyaman tanpa dukungan Access memadai. Kebanyakan wisatawan pun akan berpikir dua kali bila harus menempuh perjalanan yang sulit dan waktu tempuh yang panjang. Terlebih lagi bila destinasi wisata tersebut berada di wilayah yang cukup terpencil.Elemen Access bisa jadi faktor penentu apakah mereka bersedia untuk berkunjung atau tidak.

Namun untuk mewujudkan elemen ini tentu tidak dapat diupayakan sendiri, perlu ada kolaborasi antara pengembang pariwisata dan pemerintah daerah.

Kini kita telah menyadari bahwa Attractions, Amenities, dan Access sangat penting bagi pengembangan suatu daerah wisata. Tapi tidak berhenti sampai di sini, kita pun harus dapat meramu ketiga elemen tersebut untuk membentuk Positioning, Differensiasi, Positioning dari pariwisata suatu daerah. Bagaimana caranya? Semua tergantung dari jiwa entrepreneurship, kreativitas, dan produktivitas masing-masing. ***

User Rating: 5 ( 1 votes)
Via
Majalah Destinasi Indonesia No. 41 | Volume 4 | 2017
Source
Photo Alvi Eko Pratama
Tags

Amin

Saya bersama Tim sedang mengerjakan jejaring sosial pariwisata Sumatera Barat, mohon bantuan dan doanya. Founder of @minangtourism
Close
Close