DharmasrayaSeni dan Budaya

Rangkiang: Kesejahteraan Ekonomi dan Jiwa Sosial yang Dimiliki Orang Minangkabau

Photo: Instagram @memensaputra

Rangkiang – Setiap rumah adat tradisional pasti memiliki ciri khas dan keunikannya tersendiri. Tak jarang pula ciri khas dan keunikan tersebut memiliki fungsi yang vital bagi masyarakat setempat. Salah satu rumah adat yang memiliki ciri khas yang ternyata memiliki fungsi yang vital tak lain adalah Rumah Gadang.

Rumah Gadang umumnya dibangun di tanah yang cukup luas. Hal ini tak lepas dari adanya bangunan tambahan yang dibangun di sekitar rumah. Masyarakat Minangkabau menyebut bangunan tersebut Rumah Rangkiang.

Rumah Rangkiang sepintas serupa dengan Rumah Gadang, yakni sama-sama memiliki atap yang lancip ke atas. Bedanya, ini berukuran jauh lebih kecil dari Rumah Gadang.

Mengapa demikian? Sebab, Rumah Rangkiang dibangun bukan untuk tempat tinggal pemiliknya, melainkan untuk menyimpan hasil panen untuk digunakan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dulunya, setiap Rumah Gadang setidaknya memiliki empat Rumah Rangkiang yang terletak di berbagai sisi. Keempatnya ini sejatinya serupa. Tapi, secara filosofis, memiliki fungsi dan makna yang berbeda.

ARSITEKTUR

Rangkiang didirikan di halaman rumah gadang, rumah adat tradisional Minangkabau. Seperti rumah gadang, bangunan ini memiliki atap berbentuk gonjong yang terbuat dari ijuk. Dindingnya terbuat dari anyaman bambu tanpa jendela dan pintu.

Pada salah satu dinding singkok atau loteng, terdapat bukaan kecil berbentuk persegi tempat memasukkan padi hasil panen. Untuk menaikinya, digunakan tangga yang terbuat dari bambu. Tangga ini dapat dipindahkan bila tidak digunakan dan disimpan di bawah kolong rangkiang

Fungsi Dan Jenis Rangkiang

Rangkiang atau nama lainnya lumbung adalah sebuah rumah kecil di sebelah rumah gadang yang dipergunakan untuk menyimpan padi untuk persiapan – persiapan segala kemungkinan terjadinnya kelaparan baik akibat faktor alam dan faktor manusia seperti perang. Keberadaannya di Minangkabau memiliki multi fungsi. Fungsi itu sendiri ada pada berbagai corak bangunan rangkiang dan tata letaknya.

Lihat juga :   Rumah Gadang Terpanjang 21 Ruang Mencatatkan Rekor Dunia

Bentuk rankiang sesuai dengan gaya bangunan rumah gadang. Atapnya bergonjong dan dibuat dari ijuk. Tiang penyangganya sama tinggi dengan tiang rumah gadang. Pintunya kecil dan terletak pada bagian atas dan salah satu dinding singkok (singkap), yaitu bagian segi tiga lotengnya. Tangga bambu untuk menaiki Rangkiang dapat dipindah-pindahkan untuk keperluan lain dan bila tidak digunakan disimpan di bawah kolong rumah gadang.Ada empat macam jenisnya dengan fungsi dan bentuknya yang berbeda. Jumlah rangkiang yang tertegak di halaman memberikan tanda keadaan penghidupan kaum.

1. Sitinjau Lauik
Rangkiang jenis ini digunakan untuk menyimpan padi yang akan digunakan untuk membeli barang atau keperluan rumah tangga yang tidak dapat dibikin sendiri. Tipenya lebih langsing dan yang lain dan memiliki empat tiang pondasi. Letak rumah satu ini berada di tengah-tengah di antara bangunan lainnya.

2. Sibayau-bayau
Rangkiang satu ini merupakan tempat menyimpan padi yang akan digunakan untuk makan sehari-hari. Tipenya gemuk dan memiliki enam pondasi tiang. Letaknya di sebelah kanan lahan.

3. Si Tangguang Lapa
Rangkiang satu ini berfungsi sebagai tempat menyimpan padi cadangan yang akan digunakan pada musim paceklik. Tipenya persegi dan memiliki empat pondasi tiang.

4. Kaciak
Inilah Rumah Rangkiang terakhir, fungsinya sebagai tempat menyimpan padi abuan yang akan digunakan untuk benih dan biaya mengerjakan sawah pada musim berikutnya. Atapnya tidak bergonjong dan bangunannya lebih kecil dan rendah. Ada kalanya bentuknya bundar.

User Rating: 5 ( 2 votes)
Source
Pesona.Travelbatubusuak.blogspot.com
Tags

Amin

Saya bersama Tim sedang mengerjakan jejaring sosial pariwisata Sumatera Barat, mohon bantuan dan doanya. Founder of @minangtourism

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

/* */
Back to top button
Close
Close