Kuliner

Rendang Paru: Kuliner Unik dan Enak Khas Minangkabau

Tidak hanya daging sapi yang dijadikan bahan baku pembuatan rendang, masih banyak jenis rendang yang unik dari kuliner khas Minangkabau ini. Bahan baku lainnya yang dapat diracik menjadi rendang adalah bagian paru, dikenal dengan Rendang Paru.

Pada hewan ternak besar seperti sapi, bagian paru pun bisa dijadikan rendang. Rendang jenis ini ada 2 macam yaitu rendang paru yang kering dan ada rendang paru yang setengah kering. Hal itu tergantung tahapan prosesnya.

Pada tahap awal, paru mentah direbus dahulu dalam kuali atau panci besar hingga mengambang, lalu didinginkan, dan dipotong tipis-tipis kurang lebih 1/2 cm. Irisan paru diberi sedikit garam agar rasanya tidak hambar. Perbedaan dimulai dari sini. Apabila ingin membuat randang paru kering, irisan paru digoreng dahulu. Selanjutnya, irisan paru dimasukkan dalam kuah santan setelah kalio karena tidak perlu lagi dimasak terlalu lama.

Rendang Paru Basah
Photo: Rendang Uni Adek

Jika menginginkan randang paru setengah kering, irisan paru tidak digoreng dan dimasukkan dalam kuah santan saat rendang masih menjadi kalio. Nah, disinilah proses penggorengan dimulai. Minyak yang timbul dari santan kelapa dalam kuah rendang dimanfaatkan untuk sekalian menggoreng paru.

Orang Minang mempunyai trik khusus dalam memasak rendang ini setengah kering yaitu dengan menambahkan parutan nanas hijau saat pemasakan agar paru tidak liat. Dalam kuah rendang yang diaduk lama-kelamaan akan timbul busa. Tanda bahwa irisan paru sudah mulai mengering adalah ketika adukan menjadi lebih ringan.

Proses merendang selesai setelah paru berubah warna menjadi kehitaman. Tahapan yang terakhir adalah dilakukan penirisan agar busa-busa efek penggorengan menjadi terpisah. Rendang ini pun siap dinikmati.

Dalam proses memasaknya, randang paru dengan rendang daging hampir sama. Akan tetapi, proses pemasakan rendang ini membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan rendang daging.

Lihat juga :   Destinasi Wisata Pulau Pagang yang Memukau

Rendang ini punya tekstur yang agak keras dibandingkan dengan rendang jenis lain. Selain itu, aroma dan cita rasa yang dihasilkan pun berbeda dari rendang daging. Oleh sebab itu, rendang varian ini bagus menjadi alternatif untuk orang yang ingin mencoba rendang berbeda dari umumnya.

Rendang ini memiliki citarasa yang unik. Rasa bumbu-bumbu rendang dan sedikit pedas bercampur dengan renyahnya paru sapi. Rendang paru sangat nikmat dan juga sangat menyehatkan karena dimasak tidak menggunakan campuran bahan kimia sama sekali.

Rendang ini bagi sebagian wisatawan yang berkunjung ke Sumatera Barat sering dijadikan buah tangan. Harganyapun juga terjangkau dan Anda tidak akan kecewa. Di beberapa rumah makan di Sumbar juga menjadikan rendang ini sebagai menu dalam menikmati satu porsi nasi.

User Rating: 5 ( 2 votes)
Tags

Amin

Saya bersama Tim sedang mengerjakan jejaring sosial pariwisata Sumatera Barat, mohon bantuan dan doanya. Founder of @minangtourism

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close