Nasional

Ritno Kurniawan Wakili Sumbar Terima Satyalancana

Tanda kehormatan Satyalancana diberikan kepada Ritno Kurniawan oleh Kementrian Parwiisata Republik Indonesia Arief Yahya. Keberhasilannya melestarikan dan membuka objek wisata Air Terjun Nyarai yang berlokasi di Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat menjadikan beliau layak menyandang tanda kehormatan tersebut.

Ritno Kurniawan menjadi satu-satunya utusan dari provinsi Sumatera Barat untuk menerima penghargaan satyalancana bergengsi itu di bidang pariwisata. Pria yang telah berusia 32 tahun ini juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat setempat.

Kisahnya, Ada sebuah hutan belantara yang disebut Hutan Gamaran. Hutan ini memiliki luas lebih kurang 5.000 ha. Menurut Ritno Kurniawan, Hutan Gamaran ini telah dirusak dan dimanfaatkan oleh masyarakat setempat sebagai lahan mata pencarian dengan menebang kayu secara leluasa.

Selanjutnya, Ritno Kurniawan mulai befikir dan mencari tahu tentang keunikan yang ada di dalam Hutan Gamaran selain pembalakan kayu. Akhirnya, ia pun berhasil mendapatkan informasi dari warga bahwa di balik aktivitas pembalakan kayu, di dalam hutan itu juga terdapat air terjun yang indah. Air terjun itu kemudian diberi nama “Nyarai” dan dijadikan sebagai destinasi wisata baru dan membuka lapangan pekerjaan bagi warga setempat.

“Saya pun masuk ke dalam hutan setelah melalui perjalanan hampir dua setengah jam, kemudian bertemu dengan Air Terjun Nyarai. Saya kaget, kenapa tempat sebagus dan semenarik ini tidak dikembangkan masyarakat setempat, padahal potensinya sangat besar,” ucapnya.

Selanjutnya, Ritno Kurniawan bersosialisai dan menjadikan para pembalak kayu liar di Hutan Gumaran menjadi pemandu wisata di Kawasan objek wisata Air Terjun Nyarai. Keberhasilan lainnya adalah, ia kini mampu membuka lapangan kerja baru bagi 170 orang untuk pemandu menuju objek wisata ini. Dan ia pun telah sukses mengubah dan memberhentikan 80% mantan pembalak liar.

Lihat juga :   Sumbar Film Festival 2019: Terpilih 10 Film yang Berhasil Mencuri Banyak Perhatian

Setelah dibuka, kawasan objek wisata Air Terjun Nyarai ini mulai ramai dikunjungi oleh masyarakat dari berbagai daerah. Dalam waktu satu bulan, rata-rata ada 1.500 hingga 2.000 pengunjung. Keberhasilan ini bermula dari keprihatinan Ritno Kurniawan saat kembali ke kampung halamannya, usai menyelesaikan pendidikannya di Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, pada 2012 lalu.

Sebagai salah seorang teladan pariwisata, Ritno Kurniawan berharap pariwisata Sumatera Barat semakin makin maju dan berkembang pesat serta bermanfaat bagi semua masyarakat bahkan tetap arif dan bijaksana terhadap lingkungan.

“Program wisata nagari kalau bisa digiatkan, karena dari nagarilah wisata itu muncul,” ujar Ritno saat dihubungi via WhatsApp.

Dengan begitu, destinasi pariwisata di seluruh kota/kabupaten Sumatera Barat bisa bertambah banyak dan akan menarik para wisatawan datang ke Sumatera Barat.

Air Terjun Nyarai memberikan sensasi berpetualang yang tak terlupakan bagi pengunjung.

Untuk informasi wisata silakan kontak Dinas pariwisata Sumatera Barat dan kunjungi situs sumbar.travel.

User Rating: 5 ( 1 votes)
Tags

Amin

Saya bersama Tim sedang mengerjakan jejaring sosial pariwisata Sumatera Barat, mohon bantuan dan doanya. Founder of @minangtourism

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close