Sumbar

Table Top Pariwisata DIY Resmi Digelar di Padang

Kerjasama dengan Dinas Pariwisata Sumatera Barat (Sumbar) dan Asita Sumbar kegiatan Table Top Pariwisata DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) resmi dilaksanakan di Hotel Mercure Padang, Rabu 21 Agustus 2019.

Kegiatan Table Top Pariwisata DIY dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata DIY, Marlina, serta Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian juga dihadiri oleh Ketua Asita Sumbar Ian Hanafiah, dan Perwakilan ASITA DIY Malia Sayuti dan buyer yang terdiri dari Travel-travel Agent.

Table Top adalah forum bisnis yang dirancang untuk mempertemukan antara pelaku industri pariwisata daerah pelaksana (sellers) dengan pelaku industri pariwisata daerah tujuan (buyer). Pariwisata Sumatera Barat butuh promosi Table Top langsung ke daerah-daerah potensial untuk memancing minat wisatawan guna meningkatkan jumlah kunjungan.

“Menjual paket wisata melalui media sosial memang sudah dimungkinkan saat ini, tetapi hubungan langsung antara perusahaan perjalanan wisata akan lebih baik,” kata Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Sumbar, Ian Hanafiah di Padang, Rabu

Acara yang digelar selama tiga hari, dari tanggal 19 – 21 Agustus 2019 ini telah sukses mempertemukan 20 Seller terdiri dari Tavel Agent dan Hotel dari Yoyakarta dengan Buyer dari Padang untuk melakukan B2B Business to Business.

Dalam kegiatan Table Top ini bentuk kegiatannya adalah para seller dalam hal ini pemilik usaha akan ditempatkan pada meja, dan buyer akan berkeliling dari satu meja ke meja yang lain dengan waktu yang telah ditentukan oleh panitia yaitu tujuh menit. Selama berhadapan dalam satu meja para seller mempresentasikan produk mereka dan menawarkan paket kepada para buryer yang kebanyakan dari travel agent.

Dinas Pariwisata DIY berharap dengan adanya acara ini dapat mempromosikan pariwisata DIY dan memajukan perekonomian di sektor pariwisata. Dengan harapan acara ini sebagai jembatan untuk para seller dan buyer bertemu dan mereka dapat follow up dan melakukan transaksi.

“Kita menfasilitasi agen perjalanan wisata (seller) untuk menjual beragam paket wisata Yogyakarta pada agen perjalanan wisata di Sumbar yang berperan sebagai buyer,” ujar Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata DIY, Marlina.

Marlina juga mengatakan dengan adanya destinasi – destinasi baru dan didukung oleh Bandara baru dapat dipastikan pariwisata di Yogyakarta akan meningkat. Yogyakarta akan menjadi sasaran untuk para wisatawan untuk berkunjung.

Selain itu Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian mengatakan saat ini, perusahaan perjalanan wisata Yogya menjadi seller dan Sumbar menjadi Buyer. Targetnya banyak wisatawan Sumbar berkunjung ke Yogyakarta.

“Tetapi dalam jangka panjang akan terjalin hubungan baik antara perusahaan dua provinsi sehingga terjadi jual-beli. Ini akan memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian masyarakat dua daerah, apalagi kita telah menekan MOU bersama Dinas Pariwisata DIY,” ujar Oni.

Untuk informasi wisata silakan kontak Dinas pariwisata Sumatera Barat dan kunjungi situs sumbar.travel.

Amin

Saya bersama Tim sedang mengerjakan jejaring sosial pariwisata Sumatera Barat, mohon bantuan dan doanya. Founder of @minangtourism

Related Articles

Back to top button
Close
Close